Ambeien

 Hemoroid atau yang lebih dikenal dengan istilah ambeien Ambeien
Ambeien
Hemoroid atau yang lebih dikenal dengan istilah ambeien, adalah kondisi pembuluh darah di sekitar anus atau dubur bengkak dan meradang. Ambeien ini sering terjadi dan baik laki-laki maupun perempuan dengan risiko yang sama. Ambeien ini sering terjadi dan baik laki-laki maupun perempuan dengan risiko yang sama. Di sisi lain, risiko hemorroid justru meningkat sering bertambahnya usia. Usia puncak adalah 45-65 tahun. Faktor-faktor pemicu antara lain kebiasaan mengangkat beban berat, perubahan hormonal pada kehamilan yang menyebabkan pembuluh darah di daerah anus membesar, penuaan, sering smbelit atau diare kronis dan anal seks.

Ambeien dibagi menjadi dua yaitu interna dan eksterna. Ambein internal terjadi di anus bagian dalam. Perdarahan adalah gejala yang paling umum pada ambeien internal dan sering muncul dalam kasus ringan. Kadang-kadang ambeien internal bisa keluar melalui lubang anus ketika berusaha untuk BAB.
Ambeien eksternal terjadi di anus di sisi luar. Biasanya muncul tanpa gejala, tapi ketika meradang, ambeien eksternal menjadi merah, lembut dan rapuh sehingga bisa menyebabkan perdarahan. Ambeien biasanya tidak berbahaya dan tidak mengancam jiwa. Jarang seorang pasien mengalami perdarahan begitu parah, tetapi jika dibiarkan lama, penderita bisa mengalami anemia.

Penting untuk evaluasi menyeluruh dan diagnosa yang tepat oleh dokter setiap terjadi perdarahan dari dubur atau ada darah di tinja. Perdarahan juga mungkin merupakan gejala penyakit pencernaan lain, termasuk kanker usus besar, dokter akan memeriksa anus dan rektum untuk mencari pembuluh darah bengkak yang mengindikasikan ambeien. Evaluasi lebih jelas pada anus untuk ambeien memerlukan pemeriksaan dengan anoskopi. Untuk menyingkirkan penyebab lain perdarahan di saluran pencernaan dokter dapat menggunakan kolonskopi.

Tatalaksana ambeien yang terpenting adalah mencegah terulangnya gejala ambeien dengan perbaikan pada hidup, perbaikan pola makan dan minum, perbaikan pola BAB. Perbaikan BAB disebut bowel management program (BMP) yang terdiri atas memperbanyak serat, meningkatkan minum cairan (minimal 8 gelas air sehari), pelicin feses dan perubahan perilaku BAB (BAB dalam posisi jongkok atau squatting.
Selain itu, bersihkan anus secara lokal dengan cara merendam anus dalam air hangat selama 10-15 menit, 2-4 kali sehari. Dengan merendam akan menghindari konstipasi atau sembelit. Jika anda mengalami yang keluar anus tak dapat kembali sebaiknya konsultasi ke dokter untuk terapi lebih lanjut.