18 Manfaat Anak Sarapan Sebelum Berangkat Sekolah

Sarapan menjadi hal yang seharusnya dilakukan sebelum memulai aktivitas di pagi hari.

Baiknya prestasi anak di sekolah tidak hanya ditunjang oleh sarana dan metode belajarnya, faktor sarapan juga bisa mempengaruhi pencapaian prestasi anak di sekolah.

 Sarapan menjadi hal yang seharusnya dilakukan sebelum memulai aktivitas di pagi hari 18 Manfaat Anak Sarapan Sebelum Berangkat Sekolah

Photo credit: Gettyimages.ca

Berikut berbagai manfaat anak sarapan pagi sebelum berangkat sekolah:

1. Untuk Menjaga Mood Anak

Sarapan ternyata sangat berkaitan dengan mood (suasana hati) anak sebelum berangkat sekolah.

Kondisi perut yang lapar bisa membuat anak emosional dan agresif. Dengan melakukan sarapan pagi, anak berangkat sekolah dengan lebih tenang dan suasana hatinya baik.

Mood yang baik bisa mempengaruhi banyak hal, seperti baiknya proses bersosialisasi yang dilakukan anak dengan teman sebayanya di sekolah, dan anak juga bisa lebih baik dalam menyerap pelajaran di kelas.

Adapun jika anak tidak sarapan, suasana hatinya akan buruk karena lapar, anak juga lebih mudah tersinggung dan kesulitan untuk menyerap pelajaran.

2. Menumbuhkan Sikap disiplin

Terapkan peraturan dalam keluarga bahwa sebelum memulai aktivitas harus melakukan sarapan, dan ini harus dipatuhi oleh semua anggota keluarga.

Rutin sarapan setiap hari sebelum berangkat sekolah bisa melatih rasa disiplin anak. Anak harus bisa mengatur waktu yang cukup agar bisa sarapan dan berangkat ke sekolah tepat waktu.

Anak perlu belajar mempersiapkan waktu, jika sarapan biasanya memakan waktu 20 menit, itu artinya anak sudah harus bangun sekitar 60-90 menit sebelum waktu masuk sekolah, karena ada persiapan lain seperti mandi, menyiapkan buku, alat tulis, dll.

Itu harus continue dilakukan setiap hari, yang nantinya melatih anak untuk menjadi seorang yang disiplin.

Ajarkan juga anak untuk bisa bangun sendiri (tanpa dibangunkan orangtua), dan anak sudah harus berada di meja makan pada waktu yang sudah ditentukan.


3. Meningkatkan Konsentrasi

Penelitan menunjukan anak-anak yang makan sarapan sehat cenderung memiliki konsentrasi yang lebih baik daripada anak-anak yang tidak sarapan.

Memulai hari dengan sarapan membuat anak bisa lebih fokus pada pelajaran dan tugas yang diberikan guru. Anak juga bisa lebih berkonsentrasi dan tidak mudah terganggu oleh pengaruh luar.

Sarapan membantu anak untuk bisa memahami apa yang diajarkan dengan lebih mudah, dan mempertahankan informasi pelajaran yang diberikan guru.

Rajin sarapan tidak hanya membuat anak berkonsentrasi lebih baik, anak juga cenderung mendapat nilai lebih baik pada tes akademik matematika, membaca, dan sains. Para peneliti meyakini hal ini bahwa sarapan menyediakan energi yang diperlukan untuk meningkatkan keterampilan kognitif, kecepatan berpikir dan pemecahan masalah.

4. Mencukupi Kebutuhan Gizi atau Nutrisi

Penting bagi anak Anda rutin sarapan setiap pagi guna mengisi ulang “bahan bakar” untuk kesuksesan masa depannya.

Usahakan menyediakan menu bergizi untuk sarapan anak, sarapan merupakan kesempatan ideal untuk memenuhi asupan penting bagi tubuh. Sediakan makanan yang kaya akan vitamin B, folat, zat besi dan serat.

Anak-anak yang terbiasa melakukan sarapan cenderung mendapatkan asupan gizi lebih baik dan sehat dibandingkan anak-anak yang malas sarapan.

5. Emosi anak bisa dipengaruhi oleh sarapan. Penelitian menemukan bahwa orang-orang yang menyantap sarapan sebelum menjalani aktivitasnya memiliki tingkat emosi yang stabil (terkontrol) daripada orang-orang yang tidak sarapan. Agar anak ceria sepanjang hari maka biasakan sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

6. Sarapan bersama keluarga di pagi hari bisa meningkatkan rasa kekeluargaan dan mempererat hubungan.

7. Sarapan bersama membuat mood (suasana hati) anak lebih baik karena anak merasa mendapatkan perhatian dari keluarganya.

8. Saat sarapan bersama bisa saling bertukar cerita, dan saling memberikan semangat.

9. Sarapan bermanfaat agar anak tidak mudah jatuh sakit. Sarapan membuat anak bisa memulai hari dengan cukup energi sebagai modal untuk melakukan aktivitas, ini menjadikan daya tahan tubuhnya lebih kuat dan jiwanya lebih semangat.

Loading…


10. Anak yang sarapan sebelum ke sekolah jiwanya cenderung lebih tenang, sehingga anak bisa lebih siap dalam belajar dan berperilaku positif.

11. Rutin sarapan membuat anak terbiasa untuk bangun lebih awal (tepat waktu), sehingga mencegah anak terlambat ke sekolah.

12. Anak-anak terbiasa sarapan punya waktu yang luang di pagi hari, terbisa bangun lebih pagi sehingga dapat mandi, sarapan dan menyiapkan perlengkapan sekolah dengan tenang.

13. Anak bisa berkonsentrasi dengan baik untuk mendengar dan memahami penjelasan guru. Adapun jika anak tidak sarapan menyebabkan tubuhnya lemas, mengantuk dan bahkan bisa tertidur saat pelajaran di kelas.

14. Rutin sarapan itu artinya membiasakan gaya hidup sehat sejak dini pada anak. Anak yang terbiasa sarapan memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat, jarang sakit dan energinya maksimal.

15. Sarapan membuat anak berkonsentrasi lebih baik, stamina yang lebih kuat, kebiasaan sehat ini akan dibawa hingga masa dewasanya.

16. Sarapan pagi ternyata memenuhi 25-35 persen kebutuhan total energi perhari, hal ini sangat penting dalam proses mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.

17. Anak akan lebih semangat untuk menjalankan kegiatan di sekolah, dan metabolisme tubuhnya meningkat.

18. Sarapan pagi sangat penting agar anak terhindar dari penyakit maag. Penyakit maag muncul akibat produksi asam lambung yang meningkat di dalam perut, salah satu pemicunya yaitu membiarkan perut kosong dalam waktu lama.