Banyak orang belum menyadari bahwa anda mungkin sudah sering mendengar ungkapan "Dunia tak selebar daun kelor" yang menggambarkan ukuran daun kelor yang kecil. Meski ukurannya kecil, manfaat daun kelor untuk kesehatan ternyata sangat luar biasa berkat kandungan nutrisinya yang kaya dan beragam.
Beberapa studi menunjukkan bahwa daun kelor mengandung vitamin dan mineral jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa bahan pangan populer lainnya. Misalnya, vitamin C di dalam daun kelor mencapai tujuh kali lipat dari buah jeruk, vitamin A empat kali lipat dari wortel, serta kandungan potasium tiga kali lipat dari pisang. Di sisi lain, kalsium pada daun kelor setara dengan empat gelas susu. Fakta ini tentu membuat daun kelor layak menjadi pilihan sumber nutrisi alami yang ampuh.
Kandungan Nutrisi Daun Kelor
Kandungan gizi yang terdapat pada 100 gram daun kelor sangat mengesankan. Protein yang terkandung bahkan setara dengan protein dalam satu butir telur. Berikut perbandingan kandungan nutrisi daun kelor dengan bahan pangan lain dalam jumlah yang sama:
- Vitamin C tujuh kali lipat dibandingkan buah jeruk
- Vitamin A empat kali lipat dibandingkan wortel
- Kalsium setara dengan empat gelas susu
- Potassium setara dengan tiga buah pisang
- Protein setara dengan dua gelas yogurt
tepung daun kelor menawarkan kandungan protein yang lebih tinggi, yaitu sekitar 20-26 gram per 100 gram, dibandingkan daun kelor segar.
Manfaat Daun Kelor sebagai Obat Tradisional
Daun kelor juga dikenal sebagai bahan obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Berikut beberapa cara memanfaatkan daun kelor sebagai obat alami:
- Kurap dan Luka Bernanah: Tumbuk daun kelor bersama kapur lalu balurkan pada area luka.
- Rabun Ayam: Tumbuk 3 gagang daun kelor, seduh dengan satu gelas air, saring, campur madu, dan minum sekali sehari sebelum tidur.
- Sakit Kuning: Tumbuk 3-7 gagang daun kelor, campur dengan air kelapa hijau dan madu, kemudian diminum rutin hingga sembuh.
- Cacingan: Rebus campuran 3 gagang daun kelor, 1 gagang daun cabai, dan 1-2 batang meniran dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, lalu diminum setiap hari.
- Sakit Mata: Tumbuk 3 gagang daun kelor, campur dengan air, biarkan mengendap, lalu gunakan airnya sebagai obat tetes mata.
- Sukar Buang Air Kecil: Campur sari daun kelor dan sari buah ketimun atau wortel dengan air, saring, dan minum setiap hari.
- Biduren (Alergi): Rebus 1-3 gagang daun kelor, bawang merah, dan adas pulasari dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas, minum dua kali sehari.
- Reumatik dan Pegal Linu: Tumbuk 2-3 gagang daun kelor dengan kapur sirih, gunakan sebagai obat gosok.
Dengan keanekaragaman manfaat dan kandungan gizi yang dimilikinya, daun kelor merupakan pilihan alami yang sangat baik untuk menunjang kesehatan dan mengatasi berbagai keluhan secara tradisional. Memasukkan daun kelor ke dalam menu harian bisa menjadi langkah mudah dan efektif menjaga tubuh tetap sehat.
