Cara Membangun Pengendalian Diri Secara Optimal

Pengendalian diri adalah kemampuan untuk dapat menguasai diri sendiri dalam berbagai kondisi. Ini termasuk meningkatkan kesadaran diri sehingga membuat Anda berkemampuan untuk menekan keinginan dan tingah laku yang negatif. Pengendalian diri yang baik akan membantu individu untuk mengatur dan mengarahkan bentuk tindakannya ke arah yang positif.
Kunci dari pengendalian diri adalah kesabaran (kemampuan menahan diri), dan kesabaran hanya akan bisa dicapai dengan kedewasaan. Seseorang yang tidak bisa bersabar, mudah marah-marah, tempramental dan ‘hobi’ menyalahkan orang lain, berarti ia belum memiliki kedewasaan.
Pengendalian diri adalah kemampuan untuk dapat menguasai diri sendiri dalam berbagai kondi Cara Membangun Pengendalian Diri Secara Optimal

Photo credit: stock.adobe.com|Rawpixel.com

Kedewasaan secara usia tidak menjamin seseorang bisa memiliki pengendalian diri yang baik. Ini adalah sebuah proses yang dibentuk dalam waktu lama, sehingga melatih kemampuan pengendalian diri adalah sebuah proses panjang serta butuh usaha keras dan kesungguh-sungguhan, dengan begitu kemampuan ini tidak bisa didapatkan secara instan.
Mulailah Terbiasa Bersabar. Sabar adalah kemampuan MENAHAN DIRI dari melakukan hal yang kurang baik, dimana jiwa mendorong Anda untuk melakukannya (sekalipun itu hal negatif). Seperti saat Anda sedang emosi, tapi Anda tahu dan sadar jika Anda meluapkan kemarahan akan timbul kerusakan yang besar, sehingga akhirnya Anda menahan diri dari meluapkan amarah, nah seperti inilah contohnya.
Terbiasa dan terlatih bersabar membuat Anda akan mampu memiliki kesadaran kuat untuk mengontrol diri. Latihan kesabaran memiliki keterkaitan kuat dengan kemampuan pengendalian diri. 
Anda harus bisa menguasai diri sendiri, ini membuat Anda akan terlihat dewasa dari sikap dan gerak gerik Anda. Jangan sampai emosi dan kemarahan menguasai diri Anda sehingga akhirnya melakukan tindakan yang buruk, fatal dan bahkan konyol.
Melatih Diri untuk Tidak Ikut Campur Urusan Orang Lain. Ini hal yang sulit ditahan oleh banyak orang yaitu hobi mengurusi urusan orang lain, bergosip dan sebagainya. Lebih baik kita sibuk untuk meningkatkan kualitas diri sendiri daripada mengurusi sesuatu yang bukan urusan kita. Jangan buang waktu untuk hal yang tidak penting, tahan diri dari suka ikut campur urusan orang lain.
Orang yang hobi ikut campur urusan orang lain menandakan orang tersebut selama ini tidak mencintai dirinya sendiri seutuhnya. Orang yang mencintai diri sendiri juga tidak akan memiliki sifat kepo. Anda harus melatih pengendalian diri untuk tidak suka ikut campur seperti itu, berikut beberapa kiatnya:
  1. Anda harus menyadari bahwa waktu sangatlah berharga dan tidak bisa dibeli, sehingga harus digunakan dengan sebaiknya mungkin. Jika Anda memiliki prinsip ini maka Anda tidak akan menghabiskan waktu untuk mengurusi sesuatu yang tidak penting.
  2. Jika ada teman Anda yang sedang punya masalah, maka hal yang paling diinginkannya adalah curhatnya didengarkan dengan baik, jadi jangan memotong ucapan teman Anda yang sedang curhat, Anda cukup menjadi pendengar yang baik. Selain itu, tahan diri Anda dari memberikan komentar atau nasehat jika tidak diminta, termasuk pertanyaan yang tidak perlu.
  3. Berhenti mencari tahu jika itu tidak penting untuk Anda, milikilah prinsip seperti ini. Gunakan waktu Anda untuk mencari tahu hal-hal yang penting.
  4. Sibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat. Ini menjadi cara ampuh agar tidak kebiasaan mencampuri urusan orang lain. Anda perlu menyibukkan diri dengan kegiatan berfaedah seperti bekerja, belajar, berolahraga, menjalani hobi dll. Dengan memiliki kegiatan bermanfaat membuat Anda akan MEMBENCI tindakan yang sia-sia atau kegiatan tidak berguna, kesibukan positif yang dijalani membuat Anda tidak sempat untuk mencampuri urusan orang lain. Ada banyak MANFAAT yang akan Anda rasakan dengan menyibukan diri dengan kegiatan berguna.
  5. Fokus terhadap perkembangan diri sendiri. Fokuskan diri dan terus belajar menjadi orang yang lebih baik.
  6. Tahan keinginan untuk banyak berbicara, simpan pikiran Anda dan keluarkan jika memang diperlukan. Anda tentu memiliki banyak pandangan, pendapat ataupun pemikiran tapi tidak semuanya bisa dikeluarkan ke orang-orang.
  7. Biasakan berpikir sebelum bertindak. Anda perlu berpikir matang-matang sebelum bertindak dan mengucapkan sesuatu.
  8. Hindari kebiasaan bergosip saat sedang berkumpul dengan teman-teman, jangan jadikan kehidupan privasi orang lain sebagai topik perbincangan. Jika Anda tidak mampu menahan keinginan untuk bergosip berarti Anda tidak mampu mengendalikan diri.
Miliki Prinsip Hidup. Dalam menjalani kehidupan dan bersosial di masyarakat, Anda harus memiliki prinsip. Mempunyai prinsip akan membuat Anda mampu berkomitmen kuat dalam menjalani kehidupan, dapat bersikap tegas dan dewasa dalam berpikir, ini merupakan faktor utama dalam pengendalian diri.
Orang-orang yang bisa berpikir dewasa, berjiwa tegas dan terbiasa memegang komitmen dengan kuat biasanya punya kemampuan pengendalian diri yang luar biasa. Anda juga harus punya rasa percaya diri yang baik, rasa percaya diri ternyata berkaitan dengan kemampuan mengendalikan diri, dimana rasa percaya diri membuat Anda bisa lebih mudah mengambil kendali atas diri sendiri.
Rasa percaya diri juga berkaitan dengan sikap tegas. Orang yang tidak percaya diri akan kesulitan untuk bisa bersikap tegas.
Ketegasan Harus Dimiliki. Tidak hanya ketegasan pada orang lain, melainkan juga ketegasan pada diri sendiri. Bahkan ketegasan pada diri sendiri sangatlah penting yang jika Anda memilikinya maka menjadi poin plus untuk diri Anda.
Ini sangat penting, misalnya saat Anda menemukan atau merasakan diri Anda mulai menyimpang maka sifat tegas sangat diperlukan untuk mengatasinya. Atau saat jiwa hanya ingin bermalas-malasan seharian maka Anda harus tegas terhadap diri sediri. Atau juga saat jiwa Anda memaksa untuk bermain game atau nongkrong dengan teman, padahal ada kewajiban pekerjaan yang harus diselesaikan, maka sikap tegas sangat dibutuhkan.
Ketegasan terhadap diri sendiri amatlah penting, khususnya ketegasan untuk mengutamakan kegiatan yang prioritas sehingga Anda tidak salah langkah. Membiasakan untuk tegas pada diri sendiri membantu Anda mengendalikan diri dengan lebih baik.
Saat Anda bermasalah dengan pengendalian diri tariklah napas dalam-dalam, ini dapat sedikit membantu membuat Anda lebih tenang untuk mengontrol diri. Lalu buatlah daftar perilaku yang ingin Anda kendalikan, serta ketahui situasi apa saja yang memicu perilaku tersebut. Membuat daftar seperti itu akan membantu Anda untuk menyadari permasalahan apa yang sedang Anda hadapi. Buatlah daftar-daftarnya saat Anda lagi senggang atau dalam kondisi tenang.
Waspadalah apabila ada teman atau orang-orang yang membuat Anda berperilaku buruk sehingga merusak latihan pengendalian diri Anda. Seringkali kita melakukan hal-hal buruk karena lingkungan yang kurang baik, jadi perhatikan orang-orang di sekeliling Anda, hindari segala hal toksik yang membuat Anda gagal dalam melatih pengendalian diri.
Pengendalian diri berperan penting dalam baiknya hubungan Anda dengan orang lain dan lingkungan. Hal ini karena kita adalah makhluk sosial yang pastinya akan melakukan interaksi bahkan bekerja sama antara satu sama lainnya, hal ini dapat berlangsung baik jika kita mampu mengendalikan diri. Ketidakmampuan mengendalikan diri akan bisa merugikan dan menyakiti orang lain, hal ini menyebabkan Anda tidak disukai oleh lingkungan dan bahkan orang-orang akan men-cap Anda sebagai orang yang menyebalkan.
Kemampuan pengendalian diri juga bisa menjadi faktor utama penilaian orang-orang terhadap Anda, sehingga sangat penting mengendalikan perilaku dan tindakan dengan baik. Jika Anda dapat mengendalikan diri dengan baik akan memperoleh penilaian positif dari orang-orang. Sehingga sangat diharapkan Anda punya kontrol diri yang baik, diantaranya seperti:
  1. Mampu menahan diri dari perbuatan yang itu nantinya bisa memberikan dampak buruk pada diri sendiri maupun orang lain.
  2. Melakukan tindakan yang memberikan manfaat, bukan sebaliknya.
  3. Anda harus mampu untuk fokus pada tujuan yang ingin dicapai.
  4. Tidak mengutamakan kesenangan sesaat, tapi merugikan dalam jangka panjang dan waktu yang lama.
Pengendalian diri merupakan potensi yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan di dalam perjalanan kehidupan. Ini merupakan kemampuan individu dalam kepekaan membaca situasi diri dan lingkungan, serta mampu mengontrol dan mengelola faktor-faktor perilaku sesuai dengan situasi dan kondisi lingkungan.
Para ahli menjelaskan beberapa prinsip yang harus diterapkan untuk mencapai pengendalian diri yang maksimal, yaitu memiliki prinsip kemoralan, prinsip kesadaran, prinsip perenungan dan prinsip kesabaran, dimana prinsip-prinsip tersebut saling berkaitan satu sama lainnya, sehingga seseorang akan kesulitan dalam pengendalian diri jika salah satu prinsip tidak mampu dijalankan dengan baik.
Anda harus memiliki kontrol diri, berusaha menemukan cara untuk fokus pada tujuan meskipun muncul godaan berupa munculnya keinginan pada hal yang berlawanan, ini merupakan sebuah kondisi yang disebut dengan konflik internal. Konflik internal perlu diselesaikan untuk mengubah kebiasaan buruk. 
Jangan Mudah Putus Asa. Mungkin Anda merasa sulit dalam pengendalian diri dibandingkan orang-orang, tapi sebenarnya sebagian besar orang merasa kesulitan dalam pengendalian diri. Sebuah survey dari University of Pennsylvania yang telah mensurvei lebih dari dua juta orang, meminta mereka mengurutkan peringkat 24 skills dari yang termudah sampai tersulit. Hasilnya skill pengendalian diri diperingkat paling bawah diantara skills lainnya, itu artinya sebagian besar orang merasa kesulitan dalam pengendalian diri.
Latihan yang membantu meningkatkan kemampuan pengendalian diri:
  1. Jalani pola makan yang baik dan teratur, dengan membiasakan pola makan dan pola hidup teratur maka mengendalikan diri menjadi lebih mudah.
  2. Rutin berolahraga, setidaknya selama 15 menit setiap pagi (atau waktu luang lainnya yang Anda miliki), jika Anda mampu melakukannya secara rutin berarti Anda memiliki pengendalian diri yang baik.
  3. Pola tidur yang teratur dan jangan sampai tidur larut malam, ini selain untuk melatih pengendalian diri juga agar Anda memilki tidur berkualitas. Kualitas tidur yang baik bermanfaat untuk kesehatan fisik, mental dan otak. 
  4. Latihan untuk melapangkan dada, melupakan kesalahan orang lain, menghilangkan dengki atau iri hati, serta hilangkan perasaan membenci orang lain. Ini memang pekerjaan sulit, tapi jika Anda mampu melakukannya berarti Anda berhasil mengendalikan diri.
Dengan pengendalian diri yang baik membuat Anda mampu mengatasi kebiasaan buruk, hawa nafsu, meredam emosi yang berlebihan, dan memberi keseimbangan dalam kehidupan Anda. Oleh karena itu hindari emosi atau kemarahan yang meluap-luap, hindari juga bereaksi pada suatu hal tanpa berpikir matang dan lebih jauh. Selain itu miliki juga sikap disiplin dan keinginan yang kuat untuk berubah menjadi lebih baik.
Saat Anda ingin shopping barang-barang yang tidak perlu maka tahan keinginan itu. Tajamkan pikiran Anda dan berpikir dengan sadar, bahwa seandainya barang tersebut tidak dibeli maka tidak masalah, tidak akan ada hal buruk yang akan terjadi. Jika Anda mampu menahan keinginan ‘gila shopping’ berati Anda telah menjalani latihan pengendalian diri dengan baik. Yakinkan dalam diri Anda bahwa pengendalian diri itu sangat penting.
Ingatlah Anda tidak bisa mengalami perubahan dalam waktu singkat, jadi bersabarlah dan tetap tenang dalam latihan Anda untuk mengendalikan diri. Jangan terlalu menghukum diri sendiri karena melakukan kesalahan, sehingga Anda tidak perlu sempurna di dalam latihan Anda. Selain itu biasakan tidur malam yang cukup dan jangan terlalu larut agar Anda tetap sehat secara fisik dan mental. Tidur yang berkualitas juga dapat meredakan gangguan stres.