Ciri-Ciri Tumbuhan Ciplukan

Tumbuhan Ciplukan? Mungkin tidak semua orang mengenal sebutan ini. Salah satu tumbuhan liar yang biasanya hidup di hutan. Tumbuhan ini juga kerapkali menjadi semak-semak diarea perkebunan terbuka milik warga, area persawahan, atau bahkan di tepi jalanan. Tumbuhan ini memilki banyak sebutan di setiap daerah seperti “Lo lo pak” untuk suku Tolitoli atau ” Guyopak” untuk bahasa daerah Buol. Di daratan Sulawesi Tengah, Kabupaten Tolitoli, tumbuhan ini dinamai “Cimplung” oleh masyarakat setempat. Bahkan mereka tidak mengenal sebutan “Ciplukan” kecuali bagi pendatang yang berasal dari luar kota.

Tumbuhan ciplukan sejatinya berasal dari Daratan Amerika secara luas lalu menyebar keseluruh daerah tropis dan subtropis di dunia. Tidak ada satupun catatan mengenai bagaimana tumbuhan ini bisa menyebar sampai ke daratan Asia. Yang jelas, tumbuhan ini telah dikenal akrab dibanyak daerah hingga memiliki sebutan yang bervariasi di seluruh penjuru tanah air yang sangat kita cintai ini.

Karena merupakan tumbuhan liar, maka Ciplukan tidak dijadikan prioritas utama oleh masyarakat secara luas terkhusus di daerah Tolitoli, bahkan tumbuhan ini dianggap sebagai gulma di area perkebunan. Biasanya para petani melakukan penyemprotan dengan Herbisida untuk memberantas habis tumbuhan ini, agar lahannya bisa dimanfaatkan untuk berbagai tanaman pertanian lain. Hal ini dilakukan karena perkembangan dan penyebaran tumbuhan ciplukan memang sangat cepat dan tidak cukup hanya dengan menebang habis batang-batangnya. Tumbuhan ini akan berkembang subur dilahan terbuka yang terkena sinar matahari dan curah hujan yang cukup. Namun dibeberapa daerah tertentu, tumbuhan ini menjadi primadona dan dibudidayakan guna mendatangkan penghasilan. Ini hanya untuk varietas Ciplukan Jumbo atau Ciplukan Badak.

Uniknya tumbuhan Ciplukan ini, meskipun dianggap sebagai tumbuhan pengganggu (gulma) oleh petani, namun anak-anak sangat menggemari buahnya. Umumnya buah ciplukan ini di jadikan mainan oleh anak-anak. Mereka akan menggunakan buah yang masih utuh untuk ditiup lalu di tempelkan kejidat temannya yang lain hingga kulit buahnya pecah dan menimbulkan bunyi letupan “wow, petasan alami yang tidak berbahaya”. Selain itu, buah yang telah matang akan mereka kumpulkan untuk kemudian dibagi rata kepada yang lain sebagai camilan yang lezat sembari bermain, anak-anak benar-benar menyukai hal semacam ini (Penulis; pengalaman berharga yang tak akan terlupakan. Thanks Ciplukan😁). Tidak hanya anak-anak saja, sebagian masyarakat yang mengenal baik manfaat tumbuhan ini biasanya akan membiarkan tumbuhan ciplukan hidup dan berkembang di pekarangan rumahnya namun dalam jumlah yang terkendali.

Ciri-ciri

Tumbuhan Ciplukan atau tumbuhan yang memiliki nama latin Physalis Angulata. Merupakan tumbuhan perdu atau semak yang Memiliki batang tegak lunak berusuk. tinggi batangnya bisa mencapai 1 meter saat sudah berumur , bersegi dan berongga dan mengandung air. Bentuk daunnya bundar telur, memanjang dengan ujung yang runcing berwarna hijau muda, dan pertulanagan menyirip berwarna keputihan. memiliki akar tunggang yang bercabang dan lunak sedangkan akar di permukaan berserabut berwarna putih, dimana akar tersebut menyebar. Bunga tumbuhan ini merupakan bunga tunggal yang muncul pada ketiak daun. dengan kelopak bunga terbagi lima serta bentuk mahkota bunga tumbuhan ini sangat unik yakni berbentuk seperti lonceng berwarna kekuningan muda. Buah ciplukan berbentuk bulat, berwarna hijau kabur jika buah masih muda, dan akan berwarna kuning jika buah telah masak, yang terbungkus dalam kelopak mengelumbung. Selain itu buah ini juga memilki biji-biji kecil berwarna keputihan yang diselimuti serat halus. Buahnya memiliki rasa asam manis yang khas dan sangat digemari anak-anak.

 Mungkin tidak semua orang mengenal sebutan ini Ciri-Ciri Tumbuhan Ciplukan

Manfaat dan kegunaan

Benar sih, kalau tumbuhan ini punya momok buruk terhadap para petani. Namun Ciplukan ternyata membawa manfaat dan kegunaan tersendiri dalam kesehatan. Selain buahnya yang di sukai anak-anak tumbuhan ini juga bisa dimanfaatkan untuk dijadikan herbal yang bisa mengatasi beberapa masalah kesehatan. Diantaranya mengatasi Anemia atau kekurangan sel darah merah di dalam tubuh. Gangguan ini akan menyebabkan beberapa gejala seperti merasa pusing, sesak nafas, detak jantung menjadi cepat dan mudah letih. Maka hasil rebusan daun ciplukan ini bisa menjadi alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Selain itu rebusan daun ciplukan juga bisa meningkatkan kesehatan jantung dan murunkan kolesterol jahat dalam tubuh karena mengandung oleat dan linoleat yang terbukti ampuh menurunkan kadar kolesterol jahat.

Masih merasa kurang? Hadehhhh!!!😀