bagi banyak wanita, datang bulan sering kali membawa keluhan tidak nyaman seperti nyeri perut, pusing, dan mual. Gangguan menstruasi ini memang bikin stres, tapi jangan buru-buru minum obat kimia. Ada cara alami yang bisa dicoba, salah satunya dengan rumput teki.
Cyperus rotundus L, atau yang biasa kita kenal sebagai rumput teki, ternyata menyimpan kandungan berharga seperti minyak atsiri, alkaloid, glikosida, dan flavonoid. Minyak atsiri dari umbi rumput teki diduga punya efek estrogenik yang membantu mengatasi gangguan menstruasi secara alami.
Kenalan dengan Rumput Teki
Rumput teki ini tanaman liar yang tumbuh sepanjang tahun dengan tinggi antara 10 sampai 75 cm. Bentuk batangnya segitiga, dan bunganya berwarna hijau kecoklatan, biasanya muncul di ujung tangkai dalam kelompok seperti payung. Buahnya berbentuk kerucut, berwarna coklat, dan ukurannya cukup kecil. Daunnya tipis seperti pita dan mengilap, biasanya tersusun di pangkal batang.
Umbi rumput teki yang sudah tua berwarna coklat kehitaman, rasanya agak pahit dan baunya harum khas. Biasanya umbi ini berkumpul membentuk rumpun di dalam tanah. Tanaman ini mudah ditemukan di kebun, ladang, atau tempat terbuka hingga ketinggian 1000 meter dari permukaan laut.
Kandungan Kimia yang Membuatnya Berkhasiat
Umbi rumput teki kaya akan zat-zat aktif seperti alkaloid, glikosida jantung, flavonoid, dan minyak esensial dengan kandungan bervariasi tergantung asal tumbuhnya. Misalnya, umbi dari Jepang mengandung senyawa seperti cyperol, alfa-cyperone, dan cyperotundone, sedangkan yang dari China punya patchoulenone dan cyperene.
Baca juga: Manfaat dan Cara Pemakaian Tanaman Herbal Pacing untuk Kesehatan
Minyak esensial rumput teki mengandung puluhan senyawa seperti seskuiterpen, hidrokarbon, epoksida, keton, monoterpen, dan alifatik alkohol yang bekerja sinergis memberi manfaat kesehatan.
Resep Herbal Rumput Teki untuk Berbagai Keluhan
- Haid Tidak Teratur: Rebus 10 gram rumput teki dengan 400 cc air hingga tersisa sekitar 200 cc, saring, dan minum airnya.
- Keputihan: Rebus 10 gram umbi rumput teki kering dan 15 gram kulit delima kering dengan 500 cc air sampai tersisa 200 cc, lalu saring dan minum.
- Melancarkan Buang Air: Rebus 10 gram umbi rumput teki kering bersama 60 gram akar alang-alang dalam 600 cc air hingga berkurang separuh, saring, dan minum.
- Kencing Batu: Rebus 10 gram umbi rumput teki kering, 4 lembar daun alpukat, 30 gram keji beling, dan gula aren secukupnya dalam 600 cc air sampai 300 cc, saring dan minum dua kali sehari masing-masing 150 cc.
- Nyeri Lambung: Campur 30 gram umbi rumput teki dan 15 gram lengkuas yang sudah dikeringkan dan digiling halus. Ambil 3 gram bubuk, seduh dengan air panas, dan minum selagi hangat dua kali sehari.
- Busung atau Bengkak: Giling 10 gram rumput teki yang sudah dicuci bersih, seduh dengan 150 cc air panas, saring, tambahkan madu, dan minum dua kali sehari.
- Kulit Biru Terbentur: Tempelkan rumput teki segar yang sudah digiling halus pada bagian yang memar.
- Kuku Bengkak: Tumbuk umbi rumput teki dan biji kenari hingga halus, bungkus dengan daun, panaskan, lalu tempelkan pada kuku yang sakit.
- Sakit Gigi: Haluskan 6 gram umbi rumput teki, seduh dengan 200 cc air panas, tambahkan madu, dan minum airnya.
Jadi, rumput teki bukan cuma pengganggu di kebun, tapi juga teman alami yang bisa membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, terutama bagi wanita yang sering terganggu siklus menstruasinya. Yuk, manfaatkan tanaman ini secara bijak untuk kebaikan tubuh!
