Manfaat Tanaman Bunga Jengger Ayam Sebagai Obat Alami

Halo pembaca intipmanfaat, apakah anda tahu tanaman bunga jengger ayam ? bagi yang sering memelihara tanaman hias sudah tahu dong tentunya. Ya, jengger ayam adalah salah satu tanaman hias yang umumnya digunakan sebagai tanaman hias di pekarangan rumah ataupun taman karena memiliki bunga berbentuk  unik yang dipadukan dengan warna yang indah. Namun siapa sangka, selain digunakan sebagai tanaman hias bunga jengger ayam juga memiliki manfaat bagi kesehatan yang sangat jarang diketahui masyarakat pada umumnya. Khasiat tanaman bunga jengger ayam ini bisa digunakan sebagai obat herbal untuk mencegah dan mengobati gangguan kesehatan secara alami yakni dengan dibuat herbal menggunakan ramuan tradisional. Namun sebelumnya mari mengenal sekilas tumbuhan yang satu ini.

Jengger ayam atau dengan nama latin Celosia cristata L.  biasanya tumbuh pada dataran rendah hingga ketinggian 1000 m di atas permukaan laut. Batangnya tegak dan tebal dengan tinggi berkisar antara 60-90 cm. Daunya berbentuk tunggal, tumbuh berseling, bentuk bulat telur hingga lanset  memanjang dengan panjang 5-12 cm, lebar 3,5  sampai 6,5 cm, ujung meruncing, pangkal runcing membentuk  tangkai, tepi rata, warnanya hijau yang bagian atas melebar seperti jengger ayam jago, berlipat-lipat dan bercangap atau bercabang. Bunganya berwarna ungu , merah, atau kuning dan akan keluar dari ujung batang atau di ujung percabangan. Buahnya akan retak ketika sudah matang dan terdapat dua atau beberapa biji kecil didalamnya.

 apakah anda tahu tanaman bunga jengger ayam  Manfaat Tanaman Bunga Jengger Ayam Sebagai Obat Alami

Bagian tanaman jengger ayam yang biasanya digunakan sebagai obat ada pada bunga karena didalamnya terkandung zat yang berperan langsung dalam hal pengobatan. Beberapa kandungan bunga jengger ayam seperti minyak lemak, kaempferitrin, amaranthin, dan juga pinitol. Sifat Kimiawi dan Efek Farmakologis tanaman ini memberikan rasa manis, sejuk, berkhasiat sebagai antiradang (antiinflamasi), peluruh kencing (diuretik), menghentikan pendarahan, (hemostatik), menghentikan keputihan, menerangkan penglihatan.

Beberapa masalah kesehatan yang bisa diobati dengan tanaman ini antara lain :

  • Mimisan (epistaxis), batuk darah (hemoptysis), muntah darah (hematemesis).
  • Keputihan. (leucorrhoea).
  • Air kemih berdarah (hematuria).
  • Pendarahan rahim di luar waktu haid (functional uterine bleeding).
  • Haid berlebihan (metrorrhagia).
  • Infeksi saluran kemih (infeksi traktus urinarius).
  • Peluruh kemih.
  • Pendarahan pada wasir  (hemorrhoidal).
  • Pendarahan pada  lambung atau usus.
  • Radang lambung (gastritis).
  • Radang usus (enteritis).
  • Disentri.
  • Biduran (urtikaria), gatal-gatal (pruritus), digigit lipan.
  • Nyeri karena penggumpalan darah.
  • Gangguan penglihatan.
  • Dan lain-lain.

Manfaat Bunga Jengger Ayam Dan Cara Mengolahnya

Gigitan Serangga
Untuk mengatasi gigigtan serangga, caranya dengan melumatkan bunga jengger ayam secukupnya lalu ditempelkan pada bagian yang terkena gigitan.

Gatal-gatal (pruritus)
Obati gatal – gatal dengan tanaman jengger ayam. Caranya dengan merebus herba jengger ayam dengan air secukupnya  lalu airnya dioleskan pada bagian yang gatal.

Gangguan penglihatan
Rebus 30 gram tumbuhan jengger ayam menggunakan  400 cc air, biarkan mendidih hingga  tersisa menjadi 200 cc saja. Saring  dan  diminum airnya selagi hangat.

Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Sediakan 15 gram bunga  jengger ayam kering dan 10 buah angco merah (dapat dibeli di supermarket. Rebus kedua bahan dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Setelah agak dingin disaring lalu airnya diminum.

Mimisan (epistaxis) , batuk darah (hemoptysis), muntah darah (hematemesis)
Sediakan 15 gram bunga jengger  ayam, 30 gram akar rimpang  teratai (Nelumbium nelumbo Druce.), 15 gram urang  aring (Eclipta alba [L.] Hassk.). Semua bahan direbus  menggunakan 600 cc air hingga tersisa  menjadi 300 cc, lalu  disaring  dan  diminum  airnya.

Batuk darah (hemoptysis)
15 gram bunga jengger ayam kering ditim bersama paru-paru  sapi selama satu jam, lalu airnya diminum dan paru-paru sapinya dimakan untuk 2-3 kali sehari setelah makan nasi.

Wasir berdarah (hemorrhoidal)
Rebus 60 gram herba jengger ayam segar dan 100 gram akar  rimpang teratai (Nelumbium nelumbo Druce.) dengan satu liter air dan biarkan mendidih hingga tersisa menjadi 500 cc. Saring dan diminum airnya untuk dua kali sehari, setiap kali minum 250 cc.

Keputihan (leucorrhea)
Siapkan 10 gram bunga jengger ayam kering dan 15 gram kulit delima kering (panica granatum L.), Kemudian kedua bahan tersebut direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, lalu disaring dan airnya diminum.

Menstruasi (haid) tidak teratur
15 gram bunga jengger ayam kering berwarna merah dan 30 gram daun dewa (Gynura segetum (Lour) Merr.), direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, setelah dingin disaring  lalu airnya diminum.

Menstruasi (haid) tidak berhenti (mentrorrhagia)
bunga jengger ayam dikeringkan lalu tumbuk hingga jadi bubuk. Ambil 10 gram bubuk tersebut, diseduh dengan air panas tambahkan madu secukupnya, lalu diminum.

Pendarahan rahim di luar waktu haid
6 gram bubuk jengger ayam diseduh dengan air panas, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sebelum makan nasi. Pantang makan yang amis-amis dan daging. Cara ke-2 yaitu 15 gram bunga jengger ayam kering dan 30 gram umbi daun dewa/thien ci (Gynura segetum [Lour] Merr.) direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, setelah dingin disaring lalu airnya diminum.

Pendarahan lambung atau usus
15 gram bunga jengger ayam, 200 gram akar rimpang teratai (Nelumbium nelumbo Druce.) yang telah dijus, direbus keduanya dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, setelah disaring lalu airnya diminum.

Infeksi saluran kemih
15 gram bunga jengger ayam, 15 gram aseman (Polygonum cinense Linn.), 15 gram meniran (Phyllanthus urinaria L.) dan 30 gram sambiloto (Andrographis paniculata Nees.), direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 40 cc, setelah disaring lalu airnya diminum untuk dua kali sehari, setiap kali 200 cc.

Disentri
15 gram bunga jengger ayam dan 30 gram patikan kebo (Euphorbia hirta L.) direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, setelah disaring lalu airnya diminum untuk dua kali sehari, setiap kali 150 cc.

Diare
15 gram bunga jengger ayam kering dan 30 gram daun jambu biji (Psidium guajava L.), direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, setelah dingin disaring lalu airnya diminum.

Biduran (urtikaria)
Sediakan 10 gram bunga jengger ayam, 10 gram bunga matahari (Helianthus annuus L.), 30 gram gula batu, dan air secukupnya. Semua bahan tersebut di tim lalu disaring dan diminum airnya.

Campak
Caranya dengan merebus 1 batang seluruh tanaman jengger ayam segar dengan 1 setengah liter air hingga mendidi. Setelah dingin lalu airnya diminum dan sebagian lagi digunakan untuk mencuci bagian kulit yang campak.

Demikian artikel mengenai manfaat tanaman obat jengger ayam bagi kesehatan. Semoga informasinya dapat bermanfaat dan  menambah wawasan kita semua dalam bidang tanaman herbal.