Tahi kotok, atau yang dikenal dengan nama ilmiah Tagetes erecta L., berasal dari Meksiko dan kini jadi favorit banyak orang sebagai tanaman hias di halaman rumah. Selain tampilannya yang menarik dengan bunga berwarna oranye cerah atau kuning muda, tahi kotok juga menyimpan beragam manfaat kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.
Tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi antara 0,6 sampai 1,3 meter. Daunnya berbentuk menyirip dengan tepi bergerigi, dan bunga-bunganya terkumpul dalam malai yang cantik. Meski punya aroma khas yang agak kurang sedap, tahi kotok justru mengandung zat-zat yang bermanfaat seperti tagetiin, terthienyl, helenian, dan flavoxanthin.
Khasiat utama tahi kotok adalah sebagai antiinflamasi, ekspektoran (mengencerkan dahak), dan antitusif (mengatasi batuk). Karena itu, tanaman ini sering digunakan untuk membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, terutama yang berkaitan dengan saluran pernapasan dan kondisi radang.
Manfaat Tahi Kotok untuk Berbagai Penyakit
- Infeksi saluran napas bagian atas
- Batuk rejan (pertussis)
- Radang bronkhitis
- Radang mata (konjungtivitis)
- Radang tenggorokan (faringitis)
- Sariawan dan sakit gigi
- Gondongan (parotitis)
- Panas kejang pada anak-anak
- Radang kulit bernanah dan luka
- Pembengkakan payudara (mastitis)
Cara Penggunaan Tahi Kotok
Untuk pemakaian luar, bunga tahi kotok dihaluskan dan ditempelkan langsung pada bagian yang sakit. Kadang juga dicampur dengan cuka beras putih, terutama untuk mengatasi gondongan dan pembengkakan payudara.
Penggunaan dalam bentuk minuman biasanya dengan merebus bunga kering sebanyak 5-15 gram, lalu diminum air rebusannya. Berikut beberapa resep tradisional yang populer:
Baca juga: Cang Er Zi: Herbal Cina untuk Atasi Infeksi dan Diabetes Secara Alami
- Sakit gigi dan radang mata: Rebus 10 gram bunga tahi kotok kering bersama 2 siung bawang putih, saring dan minum airnya.
- Influenza: Campurkan 10 gram bunga tahi kotok kering, 15 gram jahe, dan 1 batang daun bawang putih, rebus hingga airnya berkurang setengah, lalu diminum.
- Batuk rejan:
- Rebus 15 gram bunga tahi kotok kering dengan gula merah, minum airnya.
- Atau rebus kombinasi bunga tahi kotok, kencur, kulit jeruk mandarin kering, dan gula aren, lalu diminum saat hangat.
- Bronkhitis: Rebus 10 gram bunga tahi kotok kering, 25 gram jamur putih kering, dan 10 gram umbi bunga lili kering, kemudian minum airnya.
- Radang tenggorokan: Rebus 10 gram bunga tahi kotok kering, 60 gram daun lidah buaya, dan 30 gram brojo lintang, minum airnya setelah disaring.
- Sariawan: Rebus bunga tahi kotok dengan asam jawa dan gula merah, lalu minum airnya.
- Kejang panas pada anak: Rebus 5 gram bunga tahi kotok kering, 30 gram kacang hijau yang sudah direndam, dan 15 gram daun teratai, kemudian minum airnya.
Untuk luka dan radang kulit, kombinasi bahan alami seperti akar dan daun tahi kotok, daun sambiloto, serta daun ubi jalar dihaluskan dan ditempelkan pada area yang sakit untuk mempercepat penyembuhan.
Dengan segudang khasiat ini, nggak heran kalau tahi kotok jadi tanaman yang nggak cuma mempercantik halaman tapi juga membantu menjaga kesehatan keluarga secara alami.
