10 Kesalahan Masa Muda yang Paling Disesali di Usia Tua

Sudah umum diketahui bahwa yang namanya penyesalan itu selalu muncul belakangan. Sehingga kita lihat, banyak orang yang berandai-andai waktu bisa diulang.

Yang berlalu biarlah berlalu. Kalaupun ingin mengingat masa lalu, maka itu hanya dalam rangka mengambil pelajaran dan hikmah dari masa lalu.

 Sudah umum diketahui bahwa yang namanya penyesalan itu selalu muncul belakangan 10 Kesalahan Masa Muda yang Paling Disesali di Usia Tua

Photo credit: Pixabay.com

Adapun kali ini akan dibahas tentang hal-hal yang kemungkinan disesali seseorang di masa tuanya, berikut di bawah ini penjelasannya.

1. Tidak Menjaga Kesehatan
Memang ketika muda seseorang akan merasa kuat, sehingga akan cenderung meremehkan berbagai masalah kesehatan.

Anak muda jika dinasehatkan untuk berhenti merokok, umumnya akan menolak nasehat tersebut.

Padahal bahaya dari rokok benar-benar nyata, berbagai penyakit kronis siap mengintai para perokok.

Dan hal ini akan menjadi penyesalan besar para perokok di masa tuanya. Berbagai penyakit berkumpul di dalam tubuhnya, selain juga tubuh yang semakin melemah saat usia tua.

2. Tidak Menabung Saat Muda
Menabung atau menyimpan uang untuk nantinya digunakan di masa depan adalah hal yang harus dilatih sejak dini.

Orang-orang yang memiliki sifat suka menabung umumnya stabil keuangannya.

Berbeda dengan orang-orang yang boros atau tidak bisa mengatur keuangan, yang kemungkinan akan mengalami kesulitan keuangan di sepanjang hidupnya.

Sangat penting menabung saat masa muda, sehingga ketika dirinya sudah tua minimal memiliki rumah sendiri.

Memiliki rumah sangat penting untuk menunjang kenyaman hidup, apalagi jika sudah berusia sepuh, tentunya akan sangat merepotkan jika sering berpindah dari satu rumah kontrakan ke rumah kontrakan lainnya.

Anak muda yang terbiasa dengan hidup boros maka akan mengalami kesulitan dan penderitaan saat masa tuanya.

3. Terlalu Mendengarkan Apa Kata Orang Lain
Seseorang itu hendaknya menjadi dirinya sendiri. Tidak mudah terpengaruh orang lain dan memiliki prinsip hidup yang kuat.

Jika Anda adalah pribadi yang terlalu mendengarkan apa kata orang, hal ini dapat membuat Anda menyesal.

Di atas bumi ini terdapat bermacam-macam orang, ada yang baik ada juga yang buruk. Sehingga tidak perlu mendengarkan semua kata orang.

Mendengarkan semua komentar orang (apalagi komentar yang negatif) akan menghambat perkembangan Anda.

Berkarya-lah sejak muda, jangan berhenti berkarya karena omongan negatif orang-orang.

Anda harus percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki, jika Anda tidak percaya diri maka Anda akan menyesal di hari tua.

Tidak ada asalan untuk tidak percaya diri, semua orang pernah melakakukan kesalahan. Jika Anda melakukan kesalahan, maka hal yang harus dilakukan adalah bangkit dan terus percaya diri.

Cueklah pada orang-orang yang mencela karena mungkin saja dirinya tidak lebih baik dari Anda.

Fokuslah kepada orang-orang yang mendukung, memotivasi dan mencintai Anda.

Di dunia ini, tidak mungkin semua orang menyukai diri kita. Seringkali ada orang-orang yang sengaja mengatakan hal buruk kepada diri kita, agar kita menjadi sedih dan down.

Ingat, jangan terlalu mendengarkan apa kata orang. Fokus saja mendengarkan perkataan orang-orang yang tulus memotivasi diri Anda.


4. Gila Pujian
Hal ini masih berhubungan dengan poin ke-3 yaitu tentang prinsip hidup. Selalu ingin dipuji orang lain merupakan penyakit, yang membuat Anda lemah dan tidak mempunyai prinsip hidup.

Jangan terlalu mengharapkan pujian orang lain, karena kemungkinan besar Anda akan kecewa.

Selain itu, banyak orang yang menyesal di masa tuanya karena melakukan hal-hal negatif saat masa mudanya, seperti narkoba, merokok, tawuran, minum-minuman keras, bergabung dengan geng yang merusak, dll.

Banyak pemuda yang karena ingin dibilang keren oleh teman-temannya, sehingga melakukan hal-hal negatif tersebut.

Padahal melakukan hal-hal negatif seperti tawuran, merokok dan minum-minuman keras, tidak ada kerennya sama sekali.

Jangan sampai kita menjadi orang yang senang dipuji karena melakukan hal negatif, karena nantinya kita akan menyesal di masa tua.

5. Melawan Kepada Orang Tua
Ketika orang tua tiada maka kita akan menyesal karena sering membantah dan melawan orang tua.

Saat masa tua tentunya Anda ingin disayangi oleh anak-anak Anda dan cucu-cucu Anda.

Dengan begitu, Anda harus berbakti pada orang tua ketika Anda masih muda. Jangan sampai Anda terlambat untuk menyenangkan hati orang tua.

6. Tidak Melakukan Pekerjaan yang Disukai
Uang memang penting, tapi usahakan untuk bisa bekerja sesuai dengan bidang dan passion Anda.

Jika Anda melakukan pekerjaan yang Anda senangi, maka pekerjaan akan terasa ringan dan tidak membuat stres.

7. Tidak Memiliki Motivasi Tinggi Saat Muda
Saat muda kondisi fisik benar-benar kuat dan semangat sedang puncak-puncaknya. Jika Anda tidak memanfaatkan-nya maka akan menimbulkan rasa penyesalan di masa tua.

Dengan bekerja dan belajar bersungguh-sungguh saat muda, maka akan menuai manfaat besarnya di masa tua.

8. Gila Kerja
Walaupun kita harus rajin bekerja, bukan berarti menghabiskan seluruh waktu untuk bekerja. Masing-masing ada porsinya.

Selain Anda memiliki waktu untuk bekerja, Anda juga harus memiliki waktu untuk keluarga.

Kurangnya waktu untuk keluarga akan menimbulkan penyesalan di masa tua.

9. Tidak Memberikan Pendidikan Agama pada Anak
Betapa banyak orang tua yang tidak memperhatikan pendidikan agama anak-anaknya, sehingga banyak anak-anak yang durhaka kepada kedua orangtuanya.

Pendidikan agama sangat penting agar anak bisa bersikap dengan baik kepada orangtuanya.

Seringkali orang-orang yang tidak pernah mendapatkan pelajaran agama melakukan kedurhakaan kepada orangtuanya, seperti “membuang” orang tuanya ke panti jompo, dll.

10. Pelit
Pelit berbeda dengan hemat. Betapa banyak orang miskin kelaparan yang membutuhkan bantuan.

Orang yang dermawan akan memiliki hati yang bahagia. Kebahagiaan didapat dengan cara membahagiakan orang yang membutuhkan.

Jangan sampai melewatkan masa muda untuk bersedekah, kalau melewatkannya maka Anda akan menyesal karena menyia-nyiakan kebaikan yang besar.