14 Cara Menikmati Waktu Bersama Anak (Serta Manfaatnya)

Kesibukan seringkali membuat orangtua lupa untuk menyediakan waktu bersama anak. Anak menganggap waktu yang diluangkan bersama orangtuanya sebagai hadiah paling berharga.

Selain itu, kebersamaan ini akan sangat membahagiakan untuk anak. Hubungan orangtua dan anak juga semakin erat.

 Kesibukan seringkali membuat orangtua lupa untuk menyediakan waktu bersama anak 14 Cara Menikmati Waktu Bersama Anak (Serta Manfaatnya)

Keluarga | Photo credit:

Berikut berbagai tips menikmati waktu bersama anak:

1. Makan Malam Sebagai Momen Kebersamaan
Makan malam bersama akan merekatkan hubungan orangtua dan anak. Penelitian menemukan bahwa anak-anak yang rutin makan malam bersama keluarga lebih terhindari dari kasus penggunaan obat-obatan terlarang, konsumsi alkohol dan merokok.

Hubungan yang dekat antara orangtua dan anak sangat penting agar anak terhindar dari pergaulan bebas (kenakalan remaja).

Makan malam adalah momen berkumpul bersama keluarga, anak akan bercerita tentang hari mereka di sekolah. Momen ini sangat berharga bagi anak.

2. Olahraga Bersama
Anak perlu diajak berolahraga agar perkembangan fisiknya berlajan optimal. Olahraga bersama ini akan menyehatkan sekaligus juga menyenangkan untuk anak.

Menurut WHO, anak-anak harus bergerak setidaknya 60 menit dalam sehari. Masalahnya, anak jaman sekarang lebih banyak duduk bermain gadget, sehingga malas bergerak.

Olahraga juga dapat meningkatkan kepercayaan diri anak, dimana olahraga memberikan anak kesempatan untuk belajar dan berprestasi. Hal ini membantu anak untuk bisa berpikir positif.

Berolahraga menumbuhkan citra diri yang sehat, anak akan lebih percaya diri dan bersemangat.

Ajak anak olahraga bersama sejak kecil, anak akan berlatih untuk berlari, melompat, melempar, menangkap, bersepeda, berenang, dll.


3. Membaca Buku Cerita Untuk Anak
Tidak hanya saat tidur, membaca buku cerita bisa dilakukan kapan saja saat ada waktu luang.

Anak-anak sangat senang mendengarkan cerita. Saat di sekolah mungkin guru mengadakan sesi bercerita tapi hanya seminggu sekali.

Adapun saat di rumah, anak bisa puas mendengarkan cerita dari orang tua kapan saja (saat ada waktu luang).

Dengan begitu, sebagai orangtua hendaknya punya skill bercerita. Mendengarkan cerita dari orangtua adalah momen yang sangat menyenangkan dan ditunggu-tunggu anak.

4. Pergi ke Luar
Berlibur bisa menjadi cara untuk merefresh diri dari kejenuhan akibat menjalani rutinitas. Berlibur juga memberikan manfaat bagi anak, yaitu:

  • Meningkatkan perkembangan otak anak, aktivitas liburan merangsang dua sistem genetik (play system dan seeking system) yang terdapat pada otak, yang dimana tidak aktif saat sedang di rumah. Play system pada otak akan aktif saat anak berenang dan berlari di pasir pantai. Seeking system akan aktif saat anak menjelajahi sawah, hutan, pegunungan dan tempat-tempat menantang lainnya.
  • Jalan-jalan bersama keluarga dapat meningkatkan kecerdasan sosial dan tingkat fokus.
  • Aktivitas berlibur dapat merangsang produksi hormon dopamin dan oxytocin di dalam tubuh, yang bermanfaat untuk meredakan stres dan membuat rileks.
  • Bermain dengan alam memberikan rasa tenang, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, hingga meningkatkan kemampuan anak dalam berkonsentrasi.

5. Anda juga bisa menikmati waktu bersama anak dengan cara berbelanja bersama.

6. Mengajak anak bermain untuk menyelesaikan potongan-potongan puzzle dapat merangsang tingkat kreativitas anak.

7. Saat Anda bersama anak juga perlu diisi dengan aktivitas mengobbrol atau mengajari anak sesuatu. Hal ini membuat anak merasa diperhatikan dan disayangi oleh orangtuanya.

8. Memasak bersama anak, Anda bisa melibatkannya dalam menyiapkan makanan. Anda juga bisa mengajak anak pergi belanja bahan makanan dan memperlihatkan proses memasak.

9. Temani anak saat mengerjakan PR, bantu anak jika ada masalah.

10. Libatkan juga anak-anak dalam bersih-bersih rumah, hal ini akan meningkatkan keterampilan anak.

11. Ajak anak juga untuk menyiram tanaman, mencuci motor dan sebagainya di rumah.

12. Katakan kepada anak bahwa Anda menyayanginya, ucapkan “I love you”, “Mama menyayangimu” dan sebagainya.

13. Dengarkan anak saat dirinya bercerita. Dengarkan dengan antusias.

14. Tunjukkan hal-hal baru pada anak, Anda bisa mengajak anak ke museum, planetarium, perpustakaan dan tempat-tempat edukasi lainnya.

Penutup
Penting untuk selalu diingat, sebuah kebohongan saat orangtua mengatakan anak adalah prioritas hidupnya tapi tidak pernah menyediakan waktu bermain bersama anak.