6 Khasiat Tanaman Obat Kacang Gude – Baca Yuk !

Apakah Anda cukup familiar dengan tanaman obat yang satu ini? Namanya Gude atau kacang gude, di pulau Jawa tanaman ini di budidayakan sebagai tanaman pangan dan juga sebagai pupuk hijau. Tanaman ini biasanya banyak terdapat di daerah dataran rendah sampai ketinggian 2.000 m dpl. Untuk pertumbuhannya di perlukan paparan sinar matahari yang cukup, dan tanaman ini tidak cocok dengan kondisi yang lembap.

 di pulau Jawa tanaman ini di budidayakan sebagai tanaman pangan dan juga sebagai pupuk hi 6 Khasiat Tanaman Obat Kacang Gude - Baca Yuk !

Tumbuh dalam bentuk perdu tegak, tinggi 1-2 m. batang berkayu, beralur, bulat, berbulu, hijau kecoklatan. Daunnya berkumpul tiga dan bertangkai pendek. Helaian daun bulat telur, elips, menyebar, pangkal dan ujung runcing, pertulangan menyirip, warnanya hijau, tepi rata. Perbungaan majemuk, bentuk tandan, keluar dari ketiak daun, karangan bunga 15-30 cm, mahkotanya berbentuk kupu-kupu dan berwarna kuning. Buah polong, panjang 4-10 cm, pipih, hijau, berbulu, biji kecil bulat. Warna kulit biji terkadang putih keabu-abuan, cokelat, kuning atau kehitaman. Polong yang masih muda bisa di makan, sedangkan polong yang sudah tua biasanya di panggang atau dibuat sejenis tempe. Daun mudanya biasa digunakan sebagai lalapan dengan di rebus atau di kukus. Perbanyakan tanaman kacang gude dengan menggunakan bijinya.

Sifat dan Khasiatnya

Daun kacang gude berkhasiat sebagai pembersih darah, akarnya memiliki khasiat dan efek sedative ( penenang ), peluruh dan pengencer dahak ( ekspektoransia ), obat luka, dan sebagai obat pemberantas cacing ( antihelmentika ). Khusus untuk bijinya bersifat sebagai penghilang bengkak dan memar.

Kandungan Kimia

Daun gude kaya akan zat flavonoid, polifenol, saponin dan batangnya mengandung flavonoid, sponin dan juga tannin yang snagat baik dan berkhasiat untuk kesehatan tubuh secara umum. Bagian yang biasa digunakan sebagai tanaman obat yaitu daun, biji dan akarnya.

Khasiat dan Manfaat Kacang Gude

  • Daun berkhasiat untuk mengatasi penyakit kuning ( jaundice ), sakit di dalam mulut, batuk, dan diare serta gangguan perut lainnya.
  • Akar berkhasiat untuk mengatasi penyakit cacingan, batuk berdahak dan luka.
  • Biji berkhasiat untuk mengatasi dan mengobati memar.

    Takaran Pemakaian

    Gunakan daun yang masih segar sebanyak 1-2 genggam dengan cara di rebus, lalu diminum. Khusus untuk pemakaian eksternal ( luar ), daun segar di giling sampai halus,s elanjutnya digunakan untuk menutup kelainan seperti kurap, herpes zoozter, gatal-gatal hingga penyakit ruam kulit.

    Cara Pemakaian

    Penyakit Kurap

    Ambil daun gude segar sebanyak 5 gram kemudian cuci hingga bersih lalu di tumbuk halus, tambahkan ¼ sendok the kapur sirih, aduk merata, lalu oleskan pada bagian kulit yang terkena kudis atau kurap.

    Herpes Zooster

    Siapkan daun gude yang masih segar secukupnya, cuci bersih dan kemudian digiling halus. Balurkan pada gelembung-gelembung herpes lalu ditutup dengan kain kasa. Diganti 3-4 kali sehari.

    Batuk, Diare, dan Gangguan Perut

    Ambil daun gude sebanyak 2 genggam, cuci dan rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa separohnya. Setelah dingin, di saring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

    Sakit di Dalam Mulut

    Ambil daun gude yang masih muda secukupnya, cuci bersih kemudian di kunyah. Biarkan beberapa saat, baru ampasnya di buang.

    Sakit Kuning

    Ambil daun gude yang masih fresh secukupnya, cuci dan digiling halus. Air perasannya di tamping sampai terkumpul ½ cangkir. Tambahkan garam seujung sendok the, aduk lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari sampai benar-benar sembuh.

    Memar

    Ambil biji tanaman gude seperlunya, lalu digiling sampai halus. Jangan lupa menambahkan sedikit air sampai benar-benar seperti bubur. Turapkan pada bagian tubuh yang memar beberapa kali sehari.