Mengenal 12 Jenis Akar dan Rimpang Tanaman Berkhasiat Obat yang Ampuh

Tanaman obat dengan akar dan rimpang tanaman berkhasiat obat semakin diminati sebagai alternatif penyembuhan penyakit karena memiliki efek samping yang minimal. Berbagai bagian tanaman seperti daun, bunga, buah, hingga akar dan rimpang bisa digunakan untuk pengobatan. Ini beberapa 12 jenis akar dan rimpang yang memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan.

Jenis-Jenis Akar dan Rimpang Tanaman Berkhasiat Obat

Akar Pohon Aren

Pohon aren yang dikenal sebagai penghasil gula merah ini juga memiliki akar yang berkhasiat. Akar cabang aren mengandung kalium dan silikat yang berperan sebagai diuretik, membantu memperlancar buang air kecil.

Akar Pohon Pepaya

Selain buah dan daun, akar pohon pepaya kaya akan zat papalna, kalium, midosim, papayatin, damar, dan tasin. Akar ini efektif membasmi cacing dalam tubuh dengan dosis pemakaian 6–12 gram.

Akar Pohon Pule

Tanaman pule yang banyak ditemukan di Pulau Jawa, akarnya mengandung alkaloida agnalima dan serpentina. Zat tersebut bermanfaat untuk mengobati hipertensi dengan dosis 100–400 mg per hari, dibagi pagi dan malam.

Akar Tanaman Bengle

Bengle dikenal sebagai tanaman obat kuat, akarnya mengandung damar lunak, minyak atsiri, gula, serta mineral. Khasiat utamanya adalah sebagai penghangat badan.

Masih terkait: Manfaat Tanaman Adem Ati Bagi Kesehatan Dan Cara Mengolahnya

Akar Temu Ireng (Temu Hitam)

Temu ireng mudah ditemukan di seluruh Indonesia. Minyak atsiri dari akarnya digunakan sebagai bahan obat gosok untuk meredakan pegal dan rematik.

Akar dan Rimpang Kunyit

Kunyit kaya akan minyak atsiri, hidrat arang, dan pati yang sangat efektif mengatasi diare dan berperan sebagai karnimatif dan kolagoga. Dosis yang direkomendasikan adalah 8–12 gram.

Rimpang Temu Giring

Rimpang temu giring dikenal sebagai obat antelmintika yang efektif mengobati cacingan dengan dosis 4–8 gram.

Rimpang Temu Lawak

Temu lawak populer sebagai tanaman obat yang banyak diproses secara modern. Kandungan minyak atsirinya berfungsi sebagai obat antispasmodik saluran cerna dan kolagoga.

Rimpang Laos

Laos mengandung kaunferida dan minyak atsiri kuning yang berkhasiat sebagai karavinativa dan obat anti jamur seperti panu.

Akar Alang-alang

Meski sering dianggap gulma, akar alang-alang mengandung damar, asam kermik, dan logam alkali yang berfungsi sebagai diuretik. Dosis penggunaan biasanya 4–12 gram.

Rimpang Jahe

Jahe mengandung berbagai senyawa seperti minyak atsiri dan gingerim yang mampu mengurangi kembung, memperlancar keringat, dan meningkatkan energi. Dosis ideal sekitar 0,5–1,1 gram.

Artikel terkait: Khasiat dan Manfaat Bayam Duri / Bayam Liar Bagi Kesehatan

Rimpang Kencur

Kencur telah lama dimanfaatkan dalam jamu tradisional. Minyak atsiri dan alkaloidnya sangat efektif mengatasi perut kembung, mengencerkan dahak, melancarkan keringat, serta meningkatkan stamina.

Dengan memanfaatkan akar dan rimpang dari tanaman-tanaman tersebut, Anda dapat menjaga kesehatan dan stamina secara alami agar aktivitas sehari-hari tetap lancar.